Selasa, 30 Maret 2010

MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN)

http://bangsadrana.files.wordpress.com/2008/05/menginstalasi-perangkat-jaringan-berbasis-luas-wan.pdf

Tinjauan infrastruktur wireless internet
WiFi (Wireless Fidelity) pada dasarnya adalah istilah generic untuk peralatan wireless LAN, atau dikenal jga sebagai WLAN. Daya jangkauan berkisar antara 100m – 8 km tergantung peralatan yang dipakai dan antena yang digunakan. Biasanya internet wireless bekerja pada protocol standar IEEE 802.11x.x antara lain:
  • IEEE 802.11 pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 2Mbps
  • IEEE 802.11a pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps
  • IEEE 802.11a 2X pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 108Mbps
  • IEEE 802.11b pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 11Mbps
  • IEEE 802.11b+ pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 22Mbps
  • IEEE 802.11g pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps
  • IEEE 802.11n pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 120Mbps
Mengapa kita memerlukan sebuah infrastruktur internet wireless?
  • Internet wireless digunakan untuk mem-bypass akses internet menggunakan telepon yang mahal dan lambat.
  • Internet wireless mudah diimplementasikan. Murah biaya jangka panjangnya dibandingkan harus bergantung pada infrastruktur kabel yang digunakan telkom.
  • Internet wireless menggunakan WiFi, yang pada dasarnya wireless LAN karena itu dia akan bekerja pada kecepatan tinggi 1-11 MBps, jika standar IEEE 802,11b yang digunakan.
  • Oleh karena IEEE 802.11b merupakan standar yang terbuka, peralatan WiFi dapat dengan mudah diperoleh di pasaran.
Persiapan Peralatan Wireless. Alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan wireless antara lain:
  • Komputer yang digunakan sebagai router
  • Card wireless LAN (WiFi) atau USB Wireless LAN (WLAN)
  • Kabel coax atau kabel USB.
Atau semua dapat digantikan dengan Access point
Peralatan lainya:
  • Pigtail
  • Antenna eksternal
  • UTP LAN dan hub/switch.
Jika kita menggunakan komputer sebagai router. Maka kita bias menggunakan system operasi yang dipakai baik Microsot Windows (Windows NT, Windows Server), Linux dll. Untuk system operasi Linux sebagai router/server biasanya di set tanpa interface grafik (mode teks) dengan harapan adanya penghematan resource memori dan harddisk.Baca Lebih Lengkap........

0 komentar:

Posting Komentar